Minggu, 10 April 2011

TUGAS 1(teori organisasi umum 2)

DEVI OKTAVIANI/14109569/2KA21

TUGAS 1

1.      Definisi ekonomi dan masalah pokok ?
2.      Sistem perekonomian
3.      Pengertian permnintaan dan penawaran, dan hukum permintaan dan penawaran ?
4.      Faktor yang mempengaruhi  P&P ?
5.      Metode penentuan harga ?

JAWAB

1.      Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas
2.      Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
·        Sistem Perekonomian Indonesia bisa dikatakan tidak mengacu kepada dua kekuatan besar yang saling berlomba saat ini, yakni sistem ekonomi kapitalis yang berlandaskan liberalisme dan sistem ekonomi sosialis yang berlandaskan komunis. Kedua sistem ekonomi tersebut bisa dikatakan tidak mewakili sistem hidup masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia merancang sendiri sistem perekonomiannya yang sesuai denga budaya bangsa Indonesia sendiri.
3.      Permintaan dan Penawaran
a.      Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
·        Hukum permintaan :
Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta, hal ini dikarenakan:
-         naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan
-         naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah
b.      Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
·        Hukum Penawaran :
Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.

4.      FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Ø  FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN
a.      Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
b.      Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
c.       Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
d.      Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
e.      Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
Ø  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran
a.      Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
b.      Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
c.        Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
d.       Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
e.      Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
5.      Metode Penetapan Harga
Ø  Metode Penetapan Harga Dengan Pendekatan Biaya:
a.       Penetapan Harga Biaya Plus (Cost Push Pricing Method)
Dengan metode ini, harga jual per unit ditentukan dengan menghitung jumlah seluruh biaya per unit ditambah jumlah tertentu untuk menutupi laba yang dikehendaki pada unit tersebut (disebut margin) Dengan demikian, harga jual produk dapat dihitung dengan rumus:
BIAYA TOTAL + MARGIN = HARGA JUAL
Contoh: Seorang pengusaha kecil untuk memenuhi pelanggannya telah memproduksi sepatu 10 pasang. Biaya yang akan dikeluarkan diperkirakan sebesar Rp 800.000,- Bila perusahaan menginginkan laba 10 % dari biaya total, maka harga jual sepatu itu adalah : Rp 800.000 + 10% (Rp 800.000) = Rp 880.000,-.
b.       Penetapan Harga Mark-Up
Yaitu dimana para pedagang membeli barang-barang
dagangannya untuk dijual kembali dan harga jualnya dengan
menambahkan mark-up tertentu terhadap harga beli. Rumus yang
digunakan adalah:
HARGA BELI + MARK-UP = HARGA JUAL
Jadi, mark-up merupakan kelebihan harga jual di atas harga belinya. Keuntungan diperoleh dari mark-up tersebut.
c.       Penetapan harga Break–Even
Yaitu penetapan harga yang didasarkan pada permintaan pasar dan masih mempertimbangkan biaya. Perusahaan dikatakan break-even apabila penerimaan sama dengan biaya yang dikeluarkannya, dengan anggapan bahwa harga jualnya sudah
tertentu.
Untuk menghitung titik break-even digunakan rumus sebagai berikut:
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; &nb sp; &nbs p; BiayaTetap Total
Titik Break Even (dlm unit) = ---------------------------------------------------
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; HargaJual Perunit – Biaya Variabel Per unit
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; &nb sp; &nbs p; BiayaTetap Total
Titik Break Even (dlm Rp) = --------------------------------------------------
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; &nb sp; &nbs p; 1- BVR/H
dimana : H = harga jula perunit
BVR = Biaya Variabel Rata-rata
Contoh: Sebuah perusahaan akan mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp 250.000,- biaya variabel = Rp 30.000,- per unit. Jika dikehendaki harga jual per unit Rp 80.000,- maka :
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; &nb sp; 250
Titik Break-Even (dlm unit) = ------------------ = 5 unit
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; &nb sp; 80-30
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; &nb sp; 250
Titik Break-Even (dlm Rp) = ------------------ = Rp 400.-
&nbs p;   ; & nbsp; &n bsp; 1– 30/80
Ø  Metode Penetapan Harga Untuk Menghadapi Pasar/Pesaing
Untuk menarik dan meraih para konsumen dan para pelanggan, perusahaan biasanya menggunakan strategi harga. Penerapan strategi harga jual juga bisa digunakan untuk mensiasati para pesaingnya, misalkan dengan cara menetapkan harga di bawah harga
pasar dengan maksud untuk meraih pangsa pasar.
Sebagai contoh: Produk motor Cina menetapkan harga motor di bawah harga motor buatan Jepang dengan maksud untuk meraih pangsa pasar. Bila pangsa pasar sudah diraihnya dan dikuasainya maka loyalitas konsumen akan beralih ke motor China. Dan ada juga yang menetapkan harga di atas harga pasar yang tinggi. Ini dilakukan
bagi produk-produk baru dengan penemuan-penemuan teknik rekayasa baru. Pada mulanya ditetapkan harga yang tinggi kemudiaan bila pasar sudah tergantung pada produk penemuan baru tersebut harga tahap demi tahap dikurangi sesuai dengan masa dari hidup produk. Mungkin saja produk-produk tersebut sudah mulai jenuh di pasar.




Selasa, 11 Januari 2011

Penyalahgunaan Data

Penyalahgunaan biasa nya dilakuan oleh individu atau sekelompok individu untuk kepentingan individu atau sekelompok individu tersebut, dan dapat merugikan banyak individu, misalkan dalam suatu perusahaan, mengurangi atau menambahkan laporan keuangan, dan lainnya. Akibat dari penyalahgunaan data banyak dampak buruknya yang akan ditimbulkan, misalkan perselisihan antara individu, perencanaan kegiatan dalam organisasi tidak akan berjalan dengan baik, dan pastinya penyebaran informasi yang salah.

Jumat, 07 Januari 2011

PENGALAMAN

Saat liburan semester dua kemarin, via mencoba untuk mencari pekerjaan part time, karena liburan panjang sampai hampir 3 bulan membuat jenuh dirumah , dan via pun mencari di internet dan akhirnya ketemu lowongan kerja part time di pizza hut. Dan via pun membuat lamaran juga mengajak beberapa temannya untuk ikut melamar, walaupun awalnya orangtua tidak setuju karena takut mengganggu kegiatan perkuliahan via, beberapa hari kemudian via pun dipanggil untuk ikut casting pemilihan foh di pizza, saat masuk ruang casting, pertama via langsung disuruh ukur tinggi, dan kakak panitianya pun bilang tinggi via 159, via berfikir tidak akan lolos karena di internet minimal untuk wanita 160, via udah down,  padahal  diukur dirumah tinggi via 161, tapi tidak lama , pengumuman lolos dibacakan. Kakak panitianya bilang ‘karena disini minimal tinggi 159, maka yang kurang dari itu mohon maaf mungkin kalian sukses ditempat lain ‘, nama-nama yang lolos pun disebut oleh kakak panitianya, via pun kaget mendengarnya dan bersyukur karena lolos di seleksi pertama, akhirnya tersisa sekitar 25 orang, untuk dicasting, castingnya menjadi greeter di pizza ala sendiri, jantung via berdebar kencang saat itu tapi via yakin pasti bisa lolos, dan tiba saatnya via maju untuk di casting, karena punya pengalaman berorganisasi saat sma via lebih percaya diri untuk maju didepan banyak orang, dan ditonton banyak orang, sebelumnya via mencoba tenang dan berbicara dengan jelas saat cating dengan gaya via. Akhirnya proses casting section via selesai, dan inilah yang ditunggu pengumuman yang lolos castingnya, via dan teman- teman menunggu diluar, skitar 15 menit, via dan teman-teman yang tadi casting masuk keruangan untuk dibacakan nama-nama yang lolos, jantung via berdebar kencang sekali mnunggu nama nya disebut, tidak lama,.bersyukur sekali nama via disebut dengan jelas , dan dari 25 an orang, hanya skitar 11 orang yang lolos, dan di section ke dua hanya 3 orang, jadi di hari itu yang lolos ada 14 orang, suatu pengalaman yang sangat berarti buat via, setelah lolos via dan teman-teman harus mengikuti proses training selama lima hari, ternyata tidak segampang yang difikirkan, kerja nya lumayan cape pastinya tapi sangat menyenangkan, hafalan juga banyak saat training di pizza namanya server bukan pelayan, dan itu juga tidak sembarang melayani customer yang datang tetapi ada cara-caranya, sulit dan ribed saat belum dijalankan, dan stelah training berakhir  via dan teman-teman yang di training di tes tertulis, dan alhamdulilah 13 orang semua lolos, satu mengundurkan diri , tidak masuk saat training. via pun di tempatkan di pizza kemang pratama dekat rumahnya, teman-teman trainingnya tidak ada yang bareng sama via, mereka ditempatkan di dekat rumah mereka, ada yang di cibubur, mal kelapa gading, di pizza pim,dan lainnya. Saat pertama masuk kerja  via di traning satu hari lagi di kemang, baru satu hari berasa sudah lelah sekali, tapi setelah beberapa hari berasa menyenangkan, walau terkadang karena via anak baru dan belum begitu mahir dalam segalanya suka ada aja seniornya yang marah sama via, tapi via bertahan dan sabar menghadapinya karena via sudah terbiasa menghadapi amarah seseorang saat SMA. Belum lagi terkadang customernya yang mempunyai watak berbeda-beda, dan via bisa menghadapinya dengan tenang dan mengalah terutama. Sudah empat bulan lewat via bekerja di pizza, makin lama makin betah via karena semakin lama via semakin dekat dengan teman-temnan pizza nya juga semakin bisa dalam mengerjakan pekerjaannya karena setiap kesalahan selalu dia jadikan pelajaran sehingga tidak terulang dan baik kedepannya itu yang membuat via betah , dan hasil gajinya juga bisa meringankan beban orang tuanya. Senang sekali via bisa membuat orang yang disayanginya bangga dan senang walau sedang kuliah tapi via bisa kerja part time, disaat libur kuliah via bisa bekerja, meluangkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, dan pastinya tidak sampai mengganggu perkuliahan via.

Pengalaman berorganisasi

Di sekolah menengah atas saya mendapat banyak pengalaman dari beberapa organisasi yang saya ikuti, di PASKIBRA saya mendapat pelajaran kedisiplinan yang tinggi, juga senioritas yang tinggi, dengan semua itu melatih mental dan fisik saya, menjadikan mental saya tidak lemah dan menjadi terbiasa dengan amarah seseorang dan dapat menghadapinya dengan tenang  dan apabila di implementasikan ke kehidupan sehari hari, sangat berguna terutama dalam dunia kerja, dan menjadikan fisik saya terbiasa dengan panas terik matahari, juga latihan yang sangat menguras energi, sehingga saya tidak lemah dalam mengerjakan segala sesuatu kegiatan dalam perkuliahan ataupun di pekerjaan nanti, di paskibra saya diajarkan juga beberapa kepribadian seperti cara makan yang baik, duduk, dan terutama kebersamaan nya yang tinggi. Selain itu organisasi  seni juga saya ikuti , di sini saya  dan teman - teman dapat mengekspresikan diri dalam seni, saat itu saya masuk dalam seni  teater, disitu saya bisa berakting atau menirukan gaya orang dengan ditonton orang banyak, itu semua merupakan pengalaman yang sangat berharga buat saya, selain itu juga dapat melatih keberanian saya untuk tampil didepan orang banyak, satu lagi yang membuat saya merasa berarti di sma, karena saya bisa terpilih menjadi salah satu koordinator sekbid organisasi intra sekolah (OSIS), yang dapat menyumbangkan langsung tenaga dan fikiran saya untuk kemajuan sekolah , banyak pelajaran yang diberikan kepada saya dalam OSIS, salah satunya adalah dalam kepemimpinan yang baik, dan bertanggung jawab juga disukai oleh bawahannya.  Tiga organisasi itu saya ikuti saat SMA, yang menjadikan masa-masa sma saya penuh warna, juga pastinya pengalaman yang baik, yang dapat saya ambil saat kuliah dan kerja saat ini.

MISS COMUNICATION


Dalam berorganisasi komunikasi yang baik itu penting untuk mengkoordinasikan semua pekerjaan agar semua rencana yang sudah disusun dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan, apabila dalam suatu rencana kegiatan di organisasi ada salah satu saja yang salah memberikan informasi atau tidak jelas dalam memberikan informasi, atau salah berkomunikasi / dalam berbicara (miss communication),  maka rencana tersebut akan tersendat, sehingga akan terbuang waktu maka  kegiatan tersebut akan memakan waktu yang lama, bisa juga karena miss communication terjadi perselisihan antara  beberapa orang, maka pekerjaan yang sudah direncanakan akan tersendat lebih banyak lagi, maka dari itu dalam melaksanakan perencanaan /kegiatan yang sudah direncanakan dalam suatu organisasi harus di bicarakan sejelas-jelasnya, selain itu juga harus mengerti dengan tugasnya masing, dan apabila ada sesuatu yang mengganjal tentang kegiatan itu di bicarakan dalam rapat, sehingga semuanya jelas dan tidak ada miss communication.

Rabu, 01 Desember 2010

TUGAS 5

  1. Sebutkan cara penyusunan warkat yang saudara ketahui
Penyusunan warkat terbagi menjadi 3 tahap, yaitu :
Tahap Awal
* Memilih, mengumpulkan dan menentukan topik.
* Memperdalam wawasan/intelektual berhubungan apa yang akan dikembangkan/diperluas.
Tahap Penulisan
* Dengan Sistem Wilayah merupakan menyimpanan berdasarkan daerah/wilayah surat yang diterima.
* Sistem penomoran merupakan pemberian nomor yang terdapat pada folder.
* Dengan mengembangkan makalah untuk dijadikan makalah.
* Dengan Sistem tanggal merupakan penyimpanan surat berdasarkan tanggal, hari, bulan/tahun tanggal dijadikan, yaitu kapan pembelian itu dikeluarkan.
* Untuk warkat jenis wesel, cek, surat pembelian atau order bisa disusun dengan cara sistem nomor yaitu dengan melihat nomor cek, wesel atau surat pembelian yang ada, disusun dari nomor yang terkecil sampai yang terbesar atau bisa sebaliknya.
* Dengan Filling sistem suatu rangkaian kerja akan teratur agar dapat dijadikan untuk penyimpanan arsip sehingga saat diperlukan arsip tersebut dapat dan tepat ditemukan.
Tahap Revisi
* Pemeriksaan terhadap isi dan penggunaan kata, kalimat, ejaan, serta tanda baca.
  1. Untuk jenis warkat wesel, cek, surat pembelian disusun / ditaruh dengan cara apa ?
Untuk warkat jenis wesel, cek, surat pembelian atau order bisa disusun dengan cara system nomor yaitu dengan melihat nomor cek, wesel ata surat pembelian yang ada, disusun dari nomor yang terkecil sampai yang terbesar atau bisa sebaliknya.
dengan system tanggal yaitu kapan wesel, cek dan surat pembelian itu di keluarkan.
Bisa juga dengan sistem wilayah, dari dan dimana surat pembelian dikeluarkan. Atau bisa dengan sistem tanggal yaitu kapan wesel, cek dan surat pembelian itu di keluarkan seperti system wilayah diatas.
  1. Apa yang anda ketahui tentang RECORD RETENTION SCHEDULE
Record Retention Schedule adalah suatu kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam
rangka proses manajemen, yakni berhubungan dengan penggolongan, pemilihan,
distribusi ataupun disposisi dari record untuk menentukan records yang mana yang
perlu tetap disimpan untuk selama-lamanya serta jenis-jenis records yang mana dan
dalam jangka waktu berapa lama pula perlu dimusnahkan karena sudah tidak
diperlukan lagi.
Records terbagi menjadi 4 golongan, yaitu :
Records yang tidak penting (non essential)
Records yang tidak dimanfaatkan
Records yang penting
Records yang sangat penting.
             4.     Apa yang anda ketahui dengan TABULATING
Tabulating merupakan yaitu memasukkan data-data yang sudah dikelompokkan ke dalam tabel-tabel yang mudah dipahami. Tabulating juga mengumpulkan data dan fakta yang sesuai dengan cakupan bidang masing-masing menjadi suatu daftar atau tabel sehingga tidak terjadi pengulangan kata atau kalimat, sehingga bisa memberikan analisa yang rasional, objektif dan menunjukkan logika hubungan antara data,fakta peristiwa dan dampaknya.

TUGAS 4

  1. Jelaskan syarat komunikasi yang baik dan berhasil
Jawab :
Syarat utama untuk bisa berkomunikasi dengan baik hanya satu. Yakni kerelaan mendengarkan apa yang lawan bicara ucapkan. Tentu saja bukan mendengarkan secara pasif, namun secara aktif. Artinya, Anda memberi perhatian. Wujudnya bisa komentar, tanggapan, keterbukaan, dan juga berdiam diri. Adapun keterampilan menjadi pendengar aktif dapat Anda latih dengan tips berikut:
1. Ajukan pertanyaan bila ada ucapan lawan bicara yang kurang jelas. Hal ini dapat membantu Anda memperoleh informasi lebih lengkap, sekaligus menunjukkan ketertarikan Anda. Misalnya, “Contohnya bagaimana?” atau “Bisakah ceritakan lebih banyak lagi?”
Ada beberapa orang yang merasa kurang nyaman atau disudutkan jika ditanya, karena itu pertanyaan hendaknya diajukan dengan lembut dan tidak terkesan seperti menyelidik. Hati-hati dengan pertanyaan “ke-napa”. Contohnya, ketimbang me-nanyakan, “Kenapa Anda mengambil sekolah malam?” lebih baik tanyakan, “Adakah sesuatu yang menarik untuk Anda pelajari di sana?” Sebab bisa jadi dia mengambil sekolah malam karena dulu tiap kali ujian tak pernah lulus dan pertanyaan Anda bisa menyinggung perasaannya.
2. Nyatakan kembali kesimpulan dari pernyataan yang Anda dengar darinya untuk menghindari kesalahpahaman.
Ungkapkan ekspresi perasaan Anda. Biarkan lawan bicara melihat bagaimana emosi Anda terpengaruh oleh ucapannya.
3. Hindari sikap memaksakan kehendak. Kalaupun Anda be da pendapat atau pandangan, hendaknya tetap Anda nyatakan. Hanya lakukan dengan cara bersahabat dan jelas.
4. Jagalah bahasa tubuh Anda. Saat berbicara dengan lawan bicara, tetap pertahankan kontak mata untuk menumbuhkan kesan jujur dan percaya diri. Hindari menggigit bibir, goyang-goyang kaki, dan gerakan lain yang menimbulkan kesan Anda sedang gelisah atau tak betah berbicara. Usahakan postur tubuh tegak, dengan posisi kaki dan lengan dalam keadaan santai.
5. Hindari kata “selalu, mesti” maupun “tidak pernah”. Biasanya kata-kata itu tidak menggambar kan fakta sesungguhnya dan cenderung memancing sikap defensif dari lawan bicara. Ketimbang mengatakan, “Toilet kantor ini tidak pernah dibersihkan” lebih baik katakan, “Apa yang bisa kita lakukan agar toilet kantor ini jadi bersih?”
6. Sesuaikan gaya komunikasi Anda dengan tiap individu.
Ingat, tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang sama. Jenis kelamin, usia, budaya, daerah asal, pekerjaan, pengalaman kerja, dan tipe kepribadian, hanyalah merupakan sebagian kecil faktor yang mempengaruhi gaya komunikasi seseorang.
Mengenali perbedaan ini dapat mengurangi risiko kesalahpahaman maupun frustrasi saat berkomunikasi. Orang dengan tipe ekstrovert biasanya senang memonopoli percakapan, selalu penuh inisiatif, dan ceplas-ceplos bicaranya. Sedangkan mereka yang bertipe introvert lebih senang menyendiri dan selalu berpikir hati-hati sebelum ber-tindak atau berbicara.
7. Berikan umpan balik, pujian, atau dukungan. Buatlah orang lain tahu bahwa Anda menghargai usaha atau prestasi mereka. Penghargaan atau respek adalah kunci utama dalam menumbuhkan hubungan komuniasi yang seimbang dan saling mendukung.
8. Yakinlah, bila melakukan satu saja tips di atas setiap minggunya, Anda niscaya akan merasakan perubahan positif dalam kehidupan sosial maupun perkembangan karier.
  1. Apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasi penyimpangan data yang efisien dan fleksibel
Jawab :
dengan melakukan pemeriksaan ulang pada data-data tersebut hingga semua datanya benar.Caranya dengan Mengaudit Mutu Internal. Tujuan dari audit mutu internal adalah untuk menilai kepatuhan pada sumber dokumentasi diklat, cara pemberian pelatihan dan dokumentasi kebijakan diklat yang relevan. Metode ini efektif untuk pemberian pelatihan yang dipersingkat. Data yang dikumpulkan selama audit-audit ini akan digunakan untuk menyoroti setiap penyimpangan dan merekomendasikan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi penyimpangan tersebut. Untuk kursus yang lebih besar, audit mutu internal akan dilaksanakan dengan menggunakan modul. Teknik-teknik untuk pengumpulan data antara lain observasi, wawancara, dan analisa dokumen.

  1. Sebutkan cara peyusunan paper/warkat yang saudara ketahui
Jawab              :
• Sistem penyusunan papers menurut subyek
• Sistem penyusunan papers menurut waktu
• Sistem penyusunan papers menurut daerah
• Sistem penyusunan papers menurut nomor

  1. Sebutkan Prinsif dalam dari Tata Kerja, Sistem Kerja dan Prosedur Kerja
Jawab  :
Prinsip dalam dari Tata kerja, Prosedur kerja, dan Sistem kerja :
Ketiganya harus disusun dengan memperhatikan segi-segi tujuan,fasilitas,peralatan,material,biaya dan waktu yang tersedia srta segi luas,macam dan sifat dari tugas atau pekerjaan.